Travelling Aman Tanpa Anyang-anyangan

 

Travelling ke berbagai penjuru Nusantara bahkan ke berbagai belahan dunia saat ini sudah menjadi trend sendiri di masyarakat. Bisa menginjakkan kaki ke salah satu destinasi paling ‘hits’ saat ini adalah sesuatu yang bisa menjadi kesenangan tersendiri.

Apalagi saat ini ada berbagai gadget yang bisa mengabadikan berbagai momen istimewa dengan ciamik juga merupakan point istimewa bagi seorang traveller.

Berbagai angle foto yang menarik nan menantang serta bisa menjadi trendsetter bagi dunia travel akan menjadikan seorang traveller semakin dicintai followernya.

Saya sendiri suka menjalajah ke pelosok Nusantara, meskipun saat ini terbatas ke destinasi yang dekat-dekat saja, karena belum bisa meninggalkan si kecil yang sedang sibuk dengan sekolahnya.

Tapi saya dan suami paling tidak satu bulan sekali selalu merencanakan travelling ke beberapa tempat yang menarik meskipun tempat itu dekat. Paling tidak ada warna baru saat saya dan keluarga bisa travelling bersama.

Namun pernah suatu hari saat saya melakukan perjalanan ke Bandung, tiba-tiba ada yang ‘tidak enak’ pada bagian perut saya. Rasanya pengen kencing, tapi saat saya ke toilet ternyata BAK saya tidak lancar…duuuhh…rasanya sangat mengganggu sekali di bagian perut.

Yang tadinya pengen menikmati indahnya berbagai sudut kota Bandung malah tidak konsen gegara anyang-anyangan ini.

Akhirnya saya putuskan mencari apotik terdekat. Dan tiba di apotik, saya bertanya obat apa yang paling mujarab untuk mengusir anyang-anyangan?

Penjual pun dengan tegas dan tanpa ragu-ragu langsung menyodorkan sebuah kemasan sachet berwarna cream,
“ini mbak…ini pengusir anyang-anyangan, minum aja Prive URI-cran” terang si penjual.

Tanpa menunda-nunda lagi, langsung saya seduh 1 sachet Prive Uri-cran dengan segelas air. Rasanya manis dan segar, tak hanya segar di tenggorokan tapi juga segar di badan.

Benar saja setelah beberapa saat menengguk satu gelas Prive URI-cran perut saya langsung enakan. Rasa anyang-anyangan yang mengganggu pun hilang.

Siap bersepeda keliling kota Bandung berkat Prive Uri-cran

Apasih Anyang-anyangan itu?

Sebenarnya ada beberapa orang yang tidak pernah terserang anyang-anyangan dan bersyukurlah karena itu. Tapi tidak sedikit juga yang pernah dan sering terserang anyang-anyangan ini, seperti saya contohnya.

Karena menurut penelitian 5 dari 10 wanita pernah mengalami anyang-anyangan. Jangan diremehkan juga lhooo…karena bila tidak segera diatasi anyang-anyangan ini bisa mengakibatkan infeksi saluran kemih. Berbagai bakteri JAHAT dan kuman juga bisa menjadi penyebab utama infeksi, diantaranya bakteri Eschechia Coli atau yang lebih dikenal dengan bakteri E.Coli, juga bakteri Pseudomonas dan bakteri Klebsiella.

Anyang-anyangan adalah salah satu indikasi dari penyekit infeksi saluran kemih. Disaat buang air kecil, air yang harusnya keluar banyak namun saat mengalami anyang-anyangan biasanya air yang keluar sedikit dan rasa yang muncul nyeri dan tidak nyaman.

Anyang-anyangan sendiri itu sebenarnya adalah dari kebiasaan kita sendiri yang kurang  sehat, seperti duduk terlalu lama, sering menahan pipis dan kurangnya minum air putih.

Yang terakhir ini memang agak susah buat saya lakukan….hiii..dan biasanya suami sering kali mengingatkan saya untuk minum air putih.

Kalau tidak, dia sendiri yang langsung mengambilkan saya satu gelas penuh air putih dan langsung disuruh ngabisin…haaa.

Sering pergi ke Mall? Sering memakai toilet mall? Pasti jawabannya sering semua. Jangan lupa yaaa…kalau ke toilet umum untuk selalu membawa tisseu kering untuk mengeringkan daerah kewanitaan kita setelah buang air kecil, hal ini remeh tapi daerah kewanitaan yang lembab bisa menjadi pemicu terjadinya anyang-anyangan.

 

Apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari anyang-anyangan?
1. Bersihkan toilet secara rutin agar tidak menjadi sumber bakteri JAHAT mengumpul disana.

2. Saat membersihkan kewanitaan, jangan lupa siram dengan air yang bersih dari arah depan ke belakang.

3. Jangan pernah menahan buang air kecil, karena seperti yang kita tahu air kencing adalah limbah dari tubuh dan sesegera mungkin harus dibuang.

4. Minum air putih setidaknya 8 gelas sehari. Tetapi dengan mengkonsumsi air putih sesuai anjuran perhari itu kadang tidaklah cukup. Karena seperti yang saya baca disini ada banyak faktor kenapa kita terserang anyang-anyangan, maka dari itu seringlah mengkonsumsi uri-cran agar terhindar dari anyang-anyangan yang bikin tidak nyaman ini.

 

Cara mengatasi anyang-anyangan

Buah cranberry adalah bahan alami yang mampu menyembuhkan anyang-anyangan, apa itu bukan hanya mitos saja?

Ternyata buah cranberry itu sudah lama diteliti dan digunakan di Amerika, efektif sekali mencegah infeksi saluran kemih karena kaya akan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E-coli pada dinding saluran kemih.

Dan cara kerja buah cranberry itu dengan membuang bakteri yang menempel tadi bersama dengan air kencing. Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya mengkonsumsi 2 gelas (@150 ml) jus Cranberry per hari, selama kurang lebih 10 hari.

 

Foto by thejourneyfrida.com

 

Tapi sekarang tak perlu repot-repot lagi mencari buah Cranberry yang memang susah ditemukan di Indonesia, karena sudah ada Uri-cran dengan kemasan praktis dan hygienis.

Dan tersedia dua varian Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran plus.

Prive uri-cran sendiri komposisinya mengandung 250 mg ekstrak cranberry, berbentuk kapsul, terdiri dari 30 kapsul/box dan bisa diminum 1-2 kapsul setiap hari.

Untuk Prive uri-cran PLUS Komposisinya mengandung 375 mg ekstrak cranberry, 60 mg vit C, 0.1 mg Lactobacillus achidopillus, 0.1 mg. Berbentuk powder sachet, isi per box 15 sachet, bisa diminum 1-2 sachet setiap hari.

Sekarang aku tak perlu khawatir lagi saat Travelling. Karena ada teman setia Prive Uri-cran yang siap menghempas manja si anyang-anyang bila datang.

Terima kasih Uri-cran

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*